Lewati ke konten
Enter untuk mencari · Esc untuk menutup
Publikasi Jurnal

5 Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Submit ke Jurnal Internasional

Banyak manuskrip ditolak bukan karena kualitas penelitiannya buruk, melainkan karena kesalahan teknis yang sebenarnya mudah dihindari.

Tim Hazir Academy 1 menit baca
5 Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Submit ke Jurnal Internasional

Rejection rate jurnal internasional terkemuka bisa mencapai 80–90%. Namun, sebagian besar penolakan tersebut bukan semata-mata karena kualitas penelitian yang kurang, melainkan karena kesalahan teknis yang dapat dihindari dengan persiapan yang matang.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

  1. Tidak Membaca Author Guidelines — Setiap jurnal memiliki panduan penulisan yang berbeda. Mengabaikannya akan membuat manuskrip Anda langsung ditolak di tahap desk review.
  2. Tingkat Plagiarisme Tinggi — Similarity index di atas 20–25% umumnya akan membuat manuskrip langsung ditolak. Gunakan tools similarity check sebelum submit.
  3. Referensi Tidak Relevan atau Usang — Pastikan daftar pustaka Anda terkini (mayoritas 5 tahun terakhir) dan relevan dengan topik penelitian.
  4. Bahasa yang Tidak Akademik — Jurnal internasional membutuhkan penguasaan bahasa Inggris akademik yang baik. Pertimbangkan menggunakan jasa proofreading profesional.
  5. Metodologi Tidak Dijelaskan dengan Detail — Reviewer harus bisa mereplikasi penelitian Anda. Pastikan bagian metode ditulis dengan sangat jelas dan terperinci.
Bagikan
Semua artikel
Konsultasi Gratis